Skip to main content

Baca Komentar (TTS)

Baca Komentar membuat komentar penonton dibacakan Suara Google, sehingga kamu bisa tetap berinteraksi tanpa harus terus melihat layar chat.

Apa itu Baca Komentar

Berbeda dari aksi Read Teks (TTS) di Pusat Interaksi yang membacakan teks tertentu saat ada pemicu, fitur ini membacakan komentar penonton apa adanya, terus-menerus, selama live berjalan.

Suaranya keluar dari dashboard, bukan dari overlay OBS

Ini beda mendasar dari fitur IndoFinity lain, dan penyebab keluhan yang paling sering: "TTS terdengar di PC saya tapi penonton tidak dengar."

Baca Komentar tidak memakai Browser Source. Suaranya diputar langsung oleh tab dashboard app.indofinity.com — atau oleh aplikasi desktop kalau kamu memakainya.

Supaya penonton ikut mendengar, audio dari browser atau aplikasi desktop harus ikut ter-capture di OBS — lewat Desktop Audio, atau Application Audio Capture yang diarahkan ke browser / aplikasi IndoFinity.

Sebelum mulai

Live TikTok harus terhubung. Tab dashboard juga harus tetap terbuka — kalau ditutup, tidak ada yang membacakan.

Langkah setup

1. Nyalakan dan atur suaranya

Di bagian Pengaturan:

SetelanFungsi
EnabledMenyalakan fitur
BahasaBahasa suara Google
SpeedKecepatan bicara
PitchTinggi rendah suara
VolumeVolume suara
Random VoiceSuara berganti-ganti acak, bukan satu suara terus

Bagian Tester memutar contoh dengan setelan saat ini — pakai ini untuk mencocokkan sebelum live.

2. Tentukan siapa yang boleh dibacakan

Di bagian Siapa yang bisa menggunakan?, pilih minimal satu target. Ada dua saringan tambahan:

SetelanFungsi
Minimum Tim LevelHanya anggota tim dengan level tertentu ke atas
Minimum Top GifterHanya penonton yang masuk peringkat gifter teratas
Wajib pilih minimal satu

Kalau tidak ada target yang dipilih, muncul "Silahkan pilih dulu minimal 1." dan tidak ada komentar yang dibacakan.

Minimum Top Gifter mencegah TTS jadi berisik

Di live ramai, membacakan semua komentar membuat suara bertumpuk terus-menerus. Membatasinya ke gifter teratas membuat TTS jadi keuntungan yang terasa, sekaligus menjaga live tetap enak didengar.

3. Tentukan komentar mana yang dibacakan

Di bagian Jenis komentar apa yang akan dibacakan?:

PilihanPerilaku
Semua KomentarSemua komentar yang lolos target
Komentar yang diawali tanda titik (.)Hanya yang diawali .
Komentar yang diawali tanda slash (/)Hanya yang diawali /
Komentar yang diawali kata-kata yang ditentukanHanya yang diawali kata yang kamu daftarkan
Pakai prefiks supaya penonton yang memilih

Dengan Semua Komentar, tiap obrolan biasa ikut terbaca. Dengan prefiks seperti ., penonton memutuskan sendiri mana yang ingin dibacakan — dan chat biasa tetap tenang.

4. Atur Template

Template menentukan susunan kalimat yang dibacakan.

{comment} ditulis oleh {username}
Template wajib mengandung {comment}

Kalau tidak ada, dashboard menolak menyimpannya: "Template harus mengandung {comment} agar Google TTS dapat membaca komentar." Tanpa itu, tidak ada isi komentar yang terbaca.

Variabel lain yang berguna: {username} dan {nickname}. Lihat Variabel Pesan.

Filter kata

Bagian Filter kata mencegah komentar tertentu dibacakan. Isi kata-katanya, dipisahkan spasi, lalu klik Simpan Kata.

Komentar yang mengandung salah satu kata itu tidak akan dibacakan sama sekali.

Isi ini sebelum live pertama

TTS akan membacakan apa pun yang diketik penonton, dengan suara keras, ke seluruh penontonmu. Daftar filter yang disiapkan lebih dulu jauh lebih baik daripada menambahkannya setelah sesuatu terlanjur terbaca.

Pengguna Spesial

Bagian Pengguna Spesial mengatur suara per orang — atau melarang orang tertentu dibacakan sama sekali.

Tiap entri punya: Username, Allowed, Bahasa, Random Voice, Speed, dan Pitch.

Dua pemakaian utamanya: memberi suara khas ke moderator atau penonton setia, dan membungkam orang yang menyalahgunakan TTS tanpa harus mematikan fiturnya untuk semua orang.

Masalah umum

Gejala: TTS terdengar di PC saya tapi penonton tidak dengar. Audio browser atau aplikasi desktop belum ter-capture di OBS. Lihat peringatan di bagian atas halaman ini.

Gejala: tidak ada komentar yang dibacakan sama sekali. Cek berurutan: Enabled menyala · minimal satu target dipilih · jenis komentar sesuai (kalau diatur prefiks ., komentar biasa memang diabaikan) · tab dashboard terbuka.

Gejala: sebagian orang tidak pernah dibacakan. Cek Minimum Tim Level dan Minimum Top Gifter — keduanya menyaring diam-diam. Cek juga daftar Pengguna Spesial, mungkin orangnya ter-set tidak Allowed.

Gejala: komentar terlewat saat live ramai. Antrean TTS penuh. Perketat targetnya atau pakai prefiks supaya lebih sedikit komentar yang masuk antrean.

Lihat juga